Berawal dari kecintaan saya terhadap film Inonesia, dan merasa perlu semacam ‘wadah’ untuk mengungkapkan segala pesan-kesan yang saya dapatkan setelah menontonnya, saya terinspirasi untuk membuat blog ini. Mungkin ini bukan blog pertama atau satu-satunya yang berisi tentang review film Indonesia atau film dari berbagai negara. Bukan masalah besar, karena tujuan saya membuat blog ini adalah untuk menunjukan animo dan apresiasi saya sebagai pencinta film Indonesia, sebagai bukti bahwa karya sineas negeri sendiri layak untuk dicintai dan dihargai, juga didukung secara positif. Sekaligus saya mengajak para pencinta film Indonesia di seluruh nusantara, bahkan di dunia untuk tetap cinta dan mendukung film Indonesia (karena kalau bukan kita, siapa lagi?).
Dadun Nonton Sendiri adalah sebuah blog yang berisi opini-opini saya sendiri tentang film Indonesia yang pernah saya tonton, di bioskop ataupun di TV. Saya hanya sedang belajar mengapresiasi suatu karya lewat pendekatan rasa.
Adapun kriteria penilaian yang saya berikan terhadap film-film tertentu hanya berdasarkan sisi subjektifitas saya sendiri. Mungkin masalahnya bukan BAGUS atau TIDAK BAGUS, karena basicly saya tidak terlalu banyak tahu tentang pakem-pakem dan teknik di dalam film, melainkan lebih kepada perasaan SUKA dan TIDAK SUKA, kesan-kesan yang terasa saat tengah dan telah menontonnya. Jadi, maaf-maaf jika ada pihak yang tidak sependapat dengan saya karena ini masalah selera. Dan maaf juga jika ada pihak yang kurang berkenan dengan opini dan penilaian yang saya berikan, yang mungkin dianggap kurang fair atau tidak objektif dan profesional. Harap maklum.
Tapi saya tidak menutup diri; jika terdapat kesalahan pada nama sutradara, pemain dan produser film yang saya cantumkan, atau kesalahan pada hal-hal lainnya, mohon koreksinya.
Dukung terus karya anak bangsa! Dukung terus perfilman Indonesia!
Dari penulis,
dadun


film2 seperti gie, biola tak berdawai, novel tanpa huruf r, marsinah, dll ga di presensi ya.. ^-^ ??
hoho… mas, Kun, saya sudah nontok kok, film2: Gie, Biola Tak Berdawai, Novel Tanpa Huruf “R”, kecuali Marsinah.
hanya saja, ketika akan meresensi, saya malah L U P A. haha…
well, situs ini pun baru dibuat bulan september 2007 ini. pas pertama bikin dan posting, saya langsung meresensi beberapa film Indonesia sekaligus (dari dulu, sampai sekarang), dan itu pun yang masih saya ingat. dan memang ada beberapa yang terlupa.
kalo mas Kun mau meresensinya, boleh juga mas… saya tunggu.
di kotak komentar juga gpp, boleh kok.
thanks a lot ya mas Kun
salam,
dadun
Have a nice day !
nice nice..