Sutradara : Nayato Fio Nula
Pemain : Bunga Citra Lestari, Ben Joshua, Kevin, Ratna Galih
Produksi : – @ 2006
Sunny… Sunny… jantungku berdebar tiap kuingat padamu…
Berarti kalau tidak mengingat Sunny, jantungnya si Unge ini tidak akan berdebar? Hehe… J Pantas saja, di film Cinta Pertama ini, BCL alias Bunga Citra Lestari hanya terbaring setengah nyawa di ICU.
Yupe, semua orang pasti pernah merasakan cinta pertama dan punya seseorang sebagai si cinta pertama. Dan ungkapan bahwa “1st love will never end” itu ada benarnya juga. Film ini setidaknya memberikan pembenaran akan ungkapan tersebut.
Aliya (BCL) mendadak mimisan dan harus dilarikan ke rumah sakit, beberapa hari setelah pertunangannya dengan Abi (Kevin). Ternyata itu bukan mimisan biasa. Aliya mengidap penyakit kanker otak. Situasi ini membuat Abi sangat sedih. Dan tentunya dia rela melakukan apa pun demi kebahagiaan Aliya, termasuk mempertemukannya dengan sosok Sunny yang namanya selalu tertulis dalam buku harian Aliya yang kini berada di tangan Abi.
Sunny adalah cinta pertama bagi Aliya, pada jaman-jaman SMA dulu. Buku harian itu mengungkap kisah yang terjadi antara keduanya; sebuah perjalanan cinta pertama yang terkadang indah, lugu, naif namun berakhir satir karena satu sama lain tidak dapat saling mengucapkan kata cinta, atau bahkan memberikan kepastian apa-apa tentang perasaan mereka. Dan akhir masa SMA benar-benar menjadi akhir segalanya. Sunny pergi ke luar kota untuk kuliah. Hingga tahun-tahun berganti, tak ada yang saling mengabari, dan situasinya banyak berubah, kecuali perasaan Aliya pada Sunny.
Di sini, terlihat jelas perbedaan mendasar antara perempuan dan laki-laki. Bahwa betapa berartinya makna cinta pertama bagi seorang perempuan, dibanding laki-laki. Hingga menjelang hari pernikahan sekalipun, sang perempuan masih menyanjungkan cinta pertamanya, sementara sang lelaki malah sudah lebih dulu tanpa ragu menikah dengan perempuan lain.
Film ini terasa sangat lambat dan gelap. Mungkin biar penonton turut merasakan keharu-biruan dan perasaan yang seakan kelam, seperti yang dirasakan para tokoh di cerita ini. Tapi terus terang, saya paling suka dengan sekenarionya. Sejak menulis skenario di “Tentang dia”, saya mulai jatuh cinta pada Titien Wattimena. Gaya bahasanya mantap dengan nilai rasa yang sempurna. Tertama di bagian voice over tokoh Aliya yang menggambarkan kepribadiannya. Dan memang, sekenario yang ditulis Titien selalu membawa kesan tersendiri dalam film-filmnya, membuatnya lebih berarti.
Dan Saya pun merasakan ini film yang “Nayato” banget. Entah bagaimana mengidentifikasinya. Mungkin dilihat dari pengambilan gambar dan image gambar yang (selalu) cenderung agak redup, efek-efek pada bagian flashback, atau gerakan-gerakan yang tiba-tiba lebih cepat atau lebih lambat pada saat-saat tertentu.
[nilai 8]


Hidup perfilman Indonesia.
Hari ini ada pemutaran perdana film The Wall
Sutradara Kumar Pareek
Tidak mengerti….
Setting nya suram beneer, kayak nonton film horror aja!
ember surem kayak pemain film nya
waktu syuting make up nggak siiiii
jelek buanget mukanya
kayak hantu,,,,,,,,,,,,
lain kali nggak usah maen film yaaa
entar nggak laku
nerti nggak…..
wha wha wha
iihhh….
emang bener ya kamu itu luccuuuu bwangetz…
lesung pipit kamu itu l;o yang membuat cew jafa ter gli2 ma kamu!
pertahanin terus ya karya2 kamu yang bagus tuu.
eeiiitttssss…..
kamu juga harus meluangkan waktu kamu itu untuk BERIBADAH!!!key..
see you ben…
gayoo… for you
HEI BEN BY THE WAY KAMU SEKARANG GI SIBUK APA NI??
N CWE KAMU YANG SKARANG CPA NI??..
LEH TAU G?..
KALO G BOPLEH JUGA G PAPA KUK!!…
N… KAYA NYA LESUNG PIPIT KAMU TAMBAH IMUT JA TUH!!
SAMA KAYA KAMU NYA KOK!!
BEN NGOMONG KAMU PAS SYUTING G SEMPET TERKENA VIRUS GINLOK alias CINTA LOKASI nii…
pasalnya dalem film yang kamu mainin itutu sumpah lo ber2 serasi bwangetz tau.
bagaikan ROMEO n JULIET ja!!
Kpn film nY di tAyangi Lg…???
qU tUnggu yA. . . . ? ? ? ?
keren banget film nya. . . . ???
niy film,,gw bgt deh….
mulai dri crita na,pemain na , soundtrack na…
oks bgt !!!
gw suka film yg kya”‘ giniaN…………………